PENGUMUMAN: Dibuka pendaftaran bakal calon anggota DPRD Kabupaten Tegal, mulai 1 Januari s/d 28 Februari 2013. Info: Hubungi DPC PPP Kabupaten Tegal, telp.(0283)3275717 | Eko Mahendra Ridho

Follow Us

HEADLINE NEWS

Bergabungnya Kiai Memuluskan Hasyim Pimpin PPP

19 Januari 2011

Jakarta - Sejumlah kiai yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Pondok Pesantren di Jawa Timur telah bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi berharap agar sejumlah kiai yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Pondok Pesantren se Jawa Timur tidak kecewa setelah bergabung ke PPP.

Imam Nahrowi menilai pilihan politik para Kiai yang bergabung  dengan PPP adalah berita biasa. "Perlu saya tegaskan bahwa sesungguhnya tidak ada Kiai PKB yang hadir di acara tersebut, mayoritas adalah Kiai PKNU, sehingga wajar bila beliau melakukan langkah seperti itu karena kecewa dengan PKNU," tambahnya.

Perlu diketahui bahwa sebagian di antara kiai itu juga sudah berkomitmen bergabung kembali ke PKB, partai yang resmi dilahirkan oleh PBNU. "Tapi, saya sebagai santri memahami betul langkah Kiai PKNU tersbut ikrar ke PPP, semoga di PPP tidak kecewa juga," ujarnya di Jakarta Senin (27/12).

Sementara itu Kubu PKB Gus Dur melihat itu bagian dari strategi Ketua Umum Suryadharma Ali, yang bakal mengusung mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi. "Strateginya harus banyak dukungan kiai dari Jatim. Itu untuk memuluskan kiai Hasyim yang akan memimpin PPP," ujar Aris Djunaidi, di sela-sela Muktamar PKB Gus Dur.

Bergabungnya masyayeh yang dalam Forum Silaturahmi Pondok Pesantren di beberapa daerah, bukan karena kedudukan, sehingga tidak perlu kekawatiran yang dikecewakan.

"Insya Allah tidak akan ada kekecewaan dan yang dikecewakan, sebagaimana yang dihawatirkan, karena niat dan motivasi para masyayih bukan kedudukan jabatan," tegas Wakil Ketua Umum DPP PPP Chozin Chumaidy terpisah.

Bergabungnya para Masyayih dan Pimpinan Pondok Pesantren ke PPP adalah untuk menyelamatkan politik umat dan menjaga budaya dan etika politik bangsa.

"Kecenderungan liberalisasi politik dewasa ini telah menyuburkan budaya politik materilistik yang bersifat transaksional. PPP sebagai satu-satunya Partai Islam dipercaya akan mampu menjaga aqidah umat dan etika politik bangsa. Jadi, semata-mata untuk menyelamatkan politik umat," tandasnya. (Suara Merdeka, 27 Desember 2010)
Bagikan:
Comments
2 Comments

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Selamat datang di PPP buat mbah Hasyim Muzadi. Semoga PPP semakin besar dan lolos PT. Amin.

Eko Mahendra Ridho mengatakan...

@Anonim
Amin. Semoga PPP tambah sukses di masa depan.

Posting Komentar

 

© Copyright 2008-2013 DPC PPP Kabupaten Tegal | Design by Eko Mahendra Ridho | Powered by Blogger.com.