PENGUMUMAN: Dibuka pendaftaran bakal calon anggota DPRD Kabupaten Tegal, mulai 1 Januari s/d 28 Februari 2013. Info: Hubungi DPC PPP Kabupaten Tegal, telp.(0283)3275717 | Eko Mahendra Ridho

Follow Us

HEADLINE NEWS

DPC PPP Kabupaten Tegal ©2008-2012 All Right Reserved. Diberdayakan oleh Blogger.
Baca lainnya »
Baca lainnya »
Baca lainnya »
Baca lainnya »
Tampilkan postingan dengan label BERITA UTAMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA UTAMA. Tampilkan semua postingan

AS Hikam: Koalisi PPP-PKNU, Kabar Buruk Bagi PKB

11 Februari 2013


 
Jakarta - Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) merapat ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah dinyatakan gagal menjadi peserta Pemilu 2014. Keputusan ini menjadi kabar buruk bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Merger antara PKNU dan PPP jelas merupakan sebuah pukulan telak bagi PKB khususnya di Jawa Timur pada Pemilu 2014 nanti," kata pengamat politik AS Hikam kepada Okezone, Senin (11/2/2013).

Kata dia, para kyai pendukung PKNU adalah mereka yang memiliki pondok pesantren (ponpes) besar dan berpengaruh seperti Langitan, Besuk (Pasuruan), Lirboyo (Kediri), Asembagus (Situbondo), Genggong (Probolinggo).

"Kembalinya Cak (Choirul) Anam ke PPP tentu sebuah dukungan luar biasa bagi PPP dan sebuah kabar buruk buat PKB," ujarnya.

Malah, dia memperkirakan, bergabungnya PKNU dan PPP tidak hanya menghancurkan suara PKB di Jawa Timur saja tapi juga di Jawa Tengah. Dua wilayah itu dikenal sebagai basis massa PPP, PKNU dan PKB.

"Bagaimanapun ponpes-ponpes tadi juga punya jejaring dan pengaruh besar di Jawa Tengah dan Jawa Barat," terangnya.

Hikam menilai, PKB sebenarnya adalah partai nasional tapi masih berwarna lokal. Maksudnya, basis massa yang paling tinggi hanya ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di wilayah lain bukan tak ada yang mendukung PKB, tapi relatif lebih kecil.

"Jadi belum kuat di seluruh wilayah. Kalau di Jawa Timur habis, mau ke mana?" pungkasnya. (Okezone, 11 Februari 2013)

Terus Didesak Nyapres, Ini Jawaban SDA

03 Februari 2013


 
Bandung - Suryadharma Ali yang akrab dipanggil SDA itu telah mengapresiasi keinginan sejumlah DPW yang memintanya maju dalam pencapresan. Hanya saja, dia mengaku belum mempunyai jawaban pasti.

”Tidak mudah menjawab, tapi tidak boleh diabaikan,” katanya.

Menurut dia, langkah tersebut membutuhkan keseriusan dalam tahapan menuju Pemilu 2014. Ini menyangkut komitmen kader mewujudkannya.

”Perlu pertimbangan matang karena ini bukan sekadar apa yang dikatakan tapi apa yang dikerjakan untuk merealisasikannya,” jelas SDA.

Adalah Ketua DPW PPP Jabar, Rahmat Yasin yang mendorongnya turun gelanggang. Dorongan tersebut ditegaskannya berasal pula dari banyak kader partai di provinsi ini.

SDA tak menampik kemenangan partai di Jabar bisa mengubah konstelasi politik di pusat. PPP akan sangat mungkin mencalonkan presiden dan wapres.Tapi itu harus diukur.

”Saya tidak bisa menjawab, ini perlu evaluasi nasional mengenai mungkin atau tidak mencalonkannya. Di antaranya melalui Mukernas, karena keinginan itu tak bisa ditentukan DPP atau pengurus DPW Jabar,” tandasnya.

Sebagaimana ramai diberitakan sebelumnya, akhir-akhir ini banyak desakan kepada SDA untuk maju dalam pilpres. Hampir sebagian besar DPW dan DPC Partai Persatuan Pembangunan sudah meminta ketua umum PPP yang juga menteri agama ini untuk tampil memimpin Indonesia. Terakhir, Forum Ulama/Kiai di sejumlah daerah juga mendesaknya untuk nyapres, diantaranya desakan dari ulama/kiai di Jawa Barat dan Jawa Tengah. (Suara Merdeka, 3 Februari 2013)

SDA: Kader PPP Jangan Korupsi!


 
Bandung - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merayakan hari lahir (harlah) yang ke-40 di Hotel Panghegar Bandung. Di hadapan para kader, Suryadharma Ali selaku ketua umum menyinggung soal partai korupsi dan larangan berpoligami.

"Pesan saya satu, jangan korupsi dan kedua jangan kawin lagi ya," tegas SDA yang juga menjabat sebagai Menteri Agama (Menag), Bandung, Sabtu (2/2).

Belakangan, dua hal ini memang menjadi sorotan publik pada parpol. Apalagi seperti masalah korupsi, menurut SDA, itu sudah sangat mengakar mulai dari pejabat tinggi, partai, hingga kepala daerah.

SDA juga menyoroti soal pejabat yang memiliki istri lebih dari satu. Kasus Bupati Garut Aceng HM Fikri, lanjut SDA, harus menjadi pelajaran buat kader dari partai berlambang kabah ini.

Pidatonya itu langsung disambut riuh tepuk tangan kader perempuan yang hadir. "Jangan poligami," teriak seorang ibu.

Selain itu, SDA juga meminta para kadernya untuk bekerja sungguh-sungguh terlebih yang kini menjabat sebagai pejabat publik.

"Bagi saudara-saudara yang sedang menjabat wali kota bupati, bekerjalah. Jaga amanat rakyat. Jangan kau kecewakan," ungkapnya yang disambut riuh tepuk tangan.

PPP sendiri menurutnya sedang mempersiapkan secara matang tahapan menuju Pemilu 2014. Salah satunya dengan menyukseskan Pilgub Jabar 2013. (Merdeka, 3 Februari 2013)

Membaca Dukungan Ulama untuk Suryadharma Ali

02 Februari 2013


 
Jakarta - Dalam satu pekan terakhir pertengahan bulan Januari lalu, para ulama di Jawa Tengah dan Jawa Barat memberi dukungan kepada Ketua Umum DPP PPP sebagai calon presiden dalam Pemilu 2014 mendatang. Apa makna dukungan itu?

Dalam sepekan terakhir, para ulama di Jawa Tengah dan Jawa Barat secara kompak memberi dukungan kepada Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali untuk maju sebagai calon presiden dalam Pemilu 2014 mendatang.

Seperti pada Kamis (9/1/2013) lalu Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah Sirampok, Brebes, KH. Labib bersama pengurus pondok pesantren se-Jawa Tengah di Pekalongan meminta agar Suryadharma Ali maju dalam Pilpres 2014 mendatang.

"Para ulama se-Jateng telah sepakat siap mengusung Suryadharma Ali menjadi calon presiden pada Pilpres 2014 sehingga kami akan secepatnya berkoordinasi dengan ulama lain dan menemui Menteri Agama itu," kata Labib.

Para ulama Jawa Tengah ini beralasan, figur Suryadharma Ali merupakan sosok yang bersih dan santun. Mereka berkeyakinan, Suryadharma mampu mengemban amanah untuk memimpin Indonesia.

Gayung bersambut, pada Jumat (10/1/2013), para ulama se-Jawa Barat juga menyuarakan hal sama. Menurut Ketua Panitia KH Mashlahul Ihsan figur Suryadharma Ali memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menjadi calon presiden dalam Pemilu 2014. "SDA merupakan kader terbaik yang dimiliki saat ini dan memiliki kapasitas dan kapabilitas, serta aksesibilitas, memadai untuk berkompetisi di 2014," kata Mashlahul.

Soal jejak rekam, mereka berpendapat, Suryadharma Ali cukup baik saat memimpin PPP maupun saat menjadi menteri selama dua periode pemerintahan SBY. "Suryadharma sudah melalui proses panjang dalam organisasi," cetus Mashlahul.

Pengamat politik Islam Bachtiar Effendy menilai cukup wajar dukungan yang muncul dari para ulama di Jateng dan Jabar kepada Suryadharma Ali untuk maju dalam Pilpres 2014 mendatang. "Karena di daerah-daerah itu memang kantong suara PPP. Ditambah, dalam persepsi ulama, representasi partai Islam itu ya PPP," ujar gurubesar politik Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, saat dihubungi Minggu (13/1/2013).

Soal figur Suryadharma Ali sendiri, Bachtiar menegaskan tidak ada persoalan. Pengalaman panjang di organisasi telah dilalui seperti menjadi Ketua Umum PB PMII serta menteri di dua periode di pemerintahan SBY. "Itu modal penting Suryadharma. Saat era reformasi, ia juga muncul. Berbeda dengan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang muncul belakangan," papar Dekan FISIP UIN Syarif Hidayatullah ini.

Dia juga menilai, posisi politik PPP sebagai partai Islam harus bisa dimanifestasikan dalam program kerja yang nyata di depan publik. Meski, menurut Bachtiar, program kerja saja tidak cukup. "Karena masyarakat kita dalam kenyataannya menentukan pilihan karena pencitraan. PPP harus menghadirkan Islam yang bukan ekslusif, tapi harus bisa bermanfaat bagi seluruh Indonesia. PPP harus kerja keras mengembangkan citra baik," saran Bachtiar.

Jika membandingkan dengan partai lainnya, memang PPP hingga kini belum jelas siapa jago yang akan diusung dalam Pilpres 2014 mendatang. Sedangkan partai lain secara tegas mencalonkan ketua umumnya sebagai kandidat presiden seperti Partai Golkar mencalonkan Aburizal Bakrie, PAN dengan Hatta Rajasa, Gerindra dengan Prabowo Subianto serta Hanura dengan Wiranto.

PPP bagaimanapun harus bekerja lebih keras untuk dapat menarik suara khususnya pemilih muslim. Apalagi jika merujuk berbagai riset politik, elektabilitas PPP tak signifikan, setidaknya tidak mengalami kenaikan dibanding hasil Pemilu 2009 lalu. PPP mau tidak mau harus menggenjot perolehan suara dalam Pemilu 2014 mendatang. Itu jika berkeinginan mendudukkan Ketua Umumnya di posisi RI 1 ataupun RI 2. Semua kembali ke kader. (Inilah, 28 Januari 2013)

Meneladani Peristiwa Fusi Partai Islam Menjadi PPP

17 Januari 2013


 
Dalam dimensi sejarahnya nampak bahwa kelahiran partai politik berkaitan erat dengan proses perubahan sosial, politik, ekonomi dan budya dalam masyarakat.

Kehidupan kepartaian di Indonesia berakar pada sejarah sosial dan politik Indonesia di awal abad ke – 20 di kala bangsa Indonesia masih berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda. Sejarah mencatat bahwa Syarikat Islam (SI) merupakan cikal bakal partai politik yang telah menaburkan benih nasionalisme menjadi suatu negara Indonesia yang merdeka.

Oleh karena itu sejak zaman kolonial Belanda kekuatan politik Islam selalu muncul ke permukaan walaupun kadar dan bobotnya berbeda di setiap kurun waktu.

Dalam konteks Islam dan politik Indonesia sejarah juga menunjukkan dua kecenderungan yang menonjol, pertama partai-partai selalu bergelut dengan batang tubuhnya sendiri yang kunjung selesai. Kedua, partai-partai Islam relatif selalu terlibat dalam konflik dan konsensus dengan pihak pemerintah baik ketika zaman konolial Belanda dan Jepang maupun Indonesia. Dimana pada akhirnya pihak kekuatan partai Islam tunduk pada kendali politik pemerintah tersebut.

Walau pada suatu waktu partai Islam bisa mewarnai keputusan politik tanah air, tapi lebih sering menjadi objek politik yang fungsinya tidak lebih dari sekedar pelengkap penyerta bahkan hanya menjadi pelengkap penderita.

Ada peristiwa menarik yang patut diteladani oleh generasi muda Islam sekarang dan akan datang. Yaitu peristiwa ketika rezim Orde Baru melakukan restrukturisasi organisasi sosial politik yang menggerakkan sejumlah tokoh melakukan pendekatan untuk menyamakan persepsi dan mengadakan kesepakatan bersama.

Maka pada tanggal 5 Januari 1973 empat partai politik Islam yaitu, NU, Parmusi, PSII dan Perti bersepakat memfusikan kegiatan politiknya dalam suatu wadah. Keempat partai politik Islam tesebut masing diwakili oleh KH. DR. Idham Chalid (NU), HMS Mintaredja, SH (Parmusi), H. Anwar Tjokroaminoto (PSII), dan KH. Rusli Halil (Perti).

Dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab serta tekad untuk membina masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT telah sepakat untuk berfusi ke dalam satu wadah yang bernama Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sejatinya peristiwa tersebut bisa diteladani sebagai sebuah amanah sejarah untuk melangkah dan melakukan konsolidasi organisasi agar PPP menjadi partai politik yang tangguh karena didasari dengan kebersamaan dan kekeluargaan serta komitmen pada nilai-nilai yang telah dikembangkan oleh pendahulu para pemimpin partai politik Islam yaitu, nilai-nilai keimanan, keadilan, kebenaran, kejujuran dan demokrasi.

Pemberian nama Partai Persatuan Pembangunan sendiri memiliki arti dan makna yang cukup memberikan harapan kepada bangsa Indonesia untuk bersatu dan melaksanakan pembangunan negara serta menyatukan persepsi dalam menyikapi berbagai masalah kenegaraan serta dalam menjalankan amanat UUD 1945.

Bahkan secara spesisifik pemakaian Ka’bah sebagai lambang partai juga memiliki dimensi spiritual sendiri bagi umat Islam Indonesia khususnya. Dengan memakai lambang Ka’bah para pendahulu pemimpin partai politik Islam seolah ingin mengatakan bahwa hanya dengan persatuan dan memohon rahmat Allah SWT sajalah segala tujuan dan cita-cita negara bisa direalisasikan.

Dengan satunya persepsi perjuangan dan cita cita maka tidak dikenal lagi konflik yang didasari interest pribadi atau golongan. Setiap personal PPP memiliki peran yang sama pada perjuangan partai dalam mewujudkan cita citanya, dan memiliki tanggungjawab yang sepadan dalam menegakkan prinsip-prinsip perjuangannya.

Melalui refleksi sejarah kelahiran PPP tersebut diharapkan PPP sekarang bisa melakukan konsolidasi internal secara empirik dan bukan sekedar slogan sejarah semata. Cita-cita para pendahulu yang menginginkan tumbuhnya kekuatan dari persatuan yang dibentuk harus selalu terpelihara melalui konsolidasi internal sehingga melahirkan langkah-langkah  strategis yang jitu untuk merebut masa depan PPP dan politik Islam di Indonesia.

Sumber: http://www.pppmajalengka.or.id/

Wardatul Asriah: PPP Serius Bidik Suara Perempuan

Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kian fokus membidik suara perempuan pada pemilu legislatif 2014.  Suara kaum perempuan itu diyakini mampu mendongkrak perolehan suara partai berlambang Kakbah ini.

Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak PPP Wardatul Asriah mengatakan, amanat UU Politik telah membuka kesempatan bagi kaum perempuan untuk terlibat lebih besar pada lembaga politik. Amanat itu perlu diwujudkan sebagai langkah meningkatkan
keterlibatan kaum perempuan.
 
“PPP melihat amanat UU Politik yang memberikan porsi besar pada kaum perempuan tak boleh disia-siakan. Harus direbut melalui kerja politik,” kata Wardatul Asriah dalam dialog politik Strategi Perempuan dalam Pemenangan Pemilu 2012 di Jakarta,  Selasa (15/1).

Kuota perempuan  sebagaimana diamanatkan oleh UU Parpol menyebutkan 30 persen dari kursi yang tersedia di parlemen harus diisi oleh kaum perempuan.  Dengan amanat itu, trend kaum perempuan yang terjun pada dunia politik pun  bertambah.  “Makanya PPP pun perlu memiliki pedoman merebut suara perempuan,” ujarnya.

Wanita yang akrab disapa Bunda Indah ini melanjutkan, pertarungan merebut suara perempuan tentu tidak mudah. Pedoman strategi merebut suara perempuan mesti disusun, agar semua kader mengetahui langkah-langkah itu.

Forum diskusi inilah akan menginspirasi pedoman strategis itu disusun. “Karena ini berbentuk dialog, kita mendengarkan masukan-masukan dari ibu-ibu yang hadir, dari ibu-ibu yang sekarang ini menjadi anggota DPR RI, maupun yang akan bertarung nanti,” tukas istri dari Ketua Umum PPP  Suryadharma Ali, ini. (Jawa Pos, 16 Januari 2013)

Apa Makna Nomor 9 bagi PPP?

15 Januari 2013


Jakarta — Partai Persatuan Pembangunan bersyukur mendapatkan nomor urut sembilan sebagai peserta Pemilu 2014. Pasalnya, nomor itu sesuai harapan PPP.

Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy atau akrab disapa Romi mengatakan, angka sembilan mudah untuk digunakan untuk sosialisasi partai karena sederhana untuk jargon. "Jangan lupa, tanggal 9 (April 2014) nanti coblos nomor 9," kata Romi di Jakarta, Senin (14/1/2013).

Menurut Romi, angka sembilan juga memiliki histori lantaran Pemilu 1999 PPP juga mendapat nomor urut sembilan. Ketika itu, perolehan suara PPP berada di tiga besar.

"Tidak berlebihan PPP berharap kembali menjadi tiga besar. Angka sembilan juga sosiologis karena pendakwah Islam generasi pertama adalah Wali Sembilan. Sehingga ini pertanda kembali besarnya PPP di Pileg 2014," kata Romi.

PPP, tambah Romi, menyiapkan sembilan langkah strategis untuk menghadapi Pemilu 2014. Pertama, mempertahankan perolehan suara pada Pemilu 2009 yang mencapai 5,7 juta suara. Kedua, mengambil kembali suara yang pernah menjadi milik PPP di basis Pemilu 1999 yang mencapai 11,2 juta suara.

PPP, kata Romi, akan berupaya merebut simpati pemilih pemula yang mencapai seperempat dari total pemilih di Pileg 2014. Keempat, membuka 30 persen kuota pencalegan pada parpol yang tak lolos sebagai peserta pemilu. Kelima, melakukan silaturahim yang intensif dengan semua parpol Islam.

"Keenam, mencetak 1,9 juta atau 3 kader inti di setiap 631.000 TPS. Ketujuh, meneruskan perjuangan Wali Sembilan dengan memperjuangkan pelegalan nilai syariat di Nusantara melalui peraturan perundangan dan perda dalam bingkai NKRI. Delapan, memenuhi 30 persen kuota perempuan dalam pencalegan. Sembilan, menempatkan caleg bersih, kompeten, dan amanah," pungkas Romi. (Kompas, 15 Januari 2013)

PPP Nomor 9, Pemilu 9 April


 
Jakarta - Pemilu untuk memilih anggota DPR, DPD, dan DPRD akan diadakan pada 9 April 2014. Sedangkan PPP mendapatkan nomor 9. Jadi mudah diingat.

Dalam teori marketing, PPP sudah maju selangkah dibandingkan dengan partai politik lain. Kalau partai lain kerepotan untuk memasyarakatkan nomornya, PPP bisa mengambil keuntungan dari setiap sosialisasi Pemilu yang akan diadakan KPU. Dalam berbagai kesempatan, KPU akan menyebut angka 9.

Pengurus PPP harus memanfaatkan momen ini sebaik mungkin, agar elektabilitas PPP semakin meningkat. Allah telah memberikan kesempatkan kepada PPP agar mudah diingat. Selanjutnya, tergantung pengurus PPP apakah akan memanfaatkan anugerah ini, atau mendiamkannya saja.

Kalau perlu, setiap tanggal 9 di setiap bulan, pengurus PPP diberbagai tingkatannya mengadakan acara yang merakyat, seperti melakukan santunan anak yatim, melakukan perbaikan masjid, dan lain sebagainya. Selamat berjuang. (Situs DPP PPP, 15 Januari 2013)

Dapat Nomor Urut 9, Kader PPP Tegal Bersyukur

14 Januari 2013


Slawi - Hari ini, Senin (14/1), KPU mengadakan pengundian nomor urut partai peserta Pemilu 2014. Menurut PPP Center, basis informasi DPP PPP yang rutin merilis informasi-informasi seputar pemilu dan kepartaian secara realtime, tepat jam 14.30 Wib mulai dilakukan pengundian nomor. Pada pengundian tersebut, PPP mendapat nomor urut 9 senagai peserta pemilu 2014 yang akan datang.

Nomor 9 ini rupanya disambut antusias dan penuh rasa syukur oleh jajaran pengurus dan kader PPP Kabupaten Tegal. Hari ini, redaksi PPP Tegal News banyak mendapat telepon dan SMS dari para kader PPP tersebut. Beberapa diantaranya dapat kami publikasikan sebagai berikut:

"Alhamdulillah, PPP nomor 9, insya Allah menang," ujar Ghufroni Salim, Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Tegal.

"Syukur Alhamdulillah, PPP mendapat nomor urut 9. Mari bersama menangkan PPP. Insya Alloh PPP tambah jaya pada pemilu 2014. Amin," kata Slamet Riyadi, Sekretaris PAC PPP Kecamatan Dukuhwaru.

"Puji syukur ya Allah. MantaPPP. Nomor 9 itu nomor tertinggi. Wali 9 tentune. Insya Allah hoki," harapan Husni Iskandar, Bendahara DPC PPP Kabupaten Tegal.

"PPP nomor 9. Ini berkah bagi PPP. Semua nomor bagus, tapi nomor 9 itu berkah. Insya Alloh berkah untuk PPP, berkah untuk umat Islam, berkah untuk Indonesia. Amin," doa Muzanib, Sekretaris PAC PPP Kecamatan Tarub.

"Hudup PPP! Nomor 9 bisa memudahkan para warga nahdliyin karena 9 bintang sebagai lambang NU dan wali 9. Semoga sukses untuk PPP. Amin," terang Titin Mar'atin, Wakil Ketua DPC PPP kabupaten Tegal.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh PPP Tegal News, prosesi pengundian berlangsung di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Sekjen setiap partai berdasar abjad maju ke depan untuk mengambil kertas nomor antrean undian, dengan didampingi oleh komisioner KPU. Setelah mendapatkan nomor antrean, para sekjen didampingi ketua umum kemudian mengambil undian untuk menentukan nomor urut partai. Ketua umum partai yang tidak hadir hanya Megawati dan Suryadharma Ali.

PPP sesuai undian mendapatkan NOMOR URUT 9. Ini artinya, pada Pemilu 2014 nanti PPP akan menggunakan angka 9 pada nomor urut partai peserta pemilu. Selamat untuk PPP, semoga membawa berkah bagi PPP, memenangkan pemilu untuk lebih optimal membangun bangsa dan negara tercinta ini.

Berikut nomor urut partai berdasar hasil undian:
1. Nasdem
2. PKB
3. PKS
4. PDIP
5. Golkar
6. Gerindra
7. PD
8. PAN
9. PPP
10.Hanura

(PPP Tegal News, 14 Januari 2013)

Ulama Se-Jawa Barat juga Dukung SDA Jadi Capres

12 Januari 2013


Depok - Menjelang pemilihan presiden 2014, nama-nama sejumlah tokoh mulai meramaikan bursa calon presiden. Hari ini, para ulama se-Jawa Barat menggalang dukungan bagi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali yang saat ini menjabat sebagai Menteri Agama.  

Penggalangan yang digelar di Hotel Bumi Wiyata, Depok tersebut dihadiri para ulama se-Jawa Barat, salah satunya ulama di Depok. Ketua panitia KH Mashlahul Ihsan mengatakan acara tersebut digelar sebagai silatuhrahmi untuk mendukung SDA menjadi calon presiden. Dia mengklaim, dukungan itu diberikan karena SDA seorang ulama yang diyakini menjadi pemimpin Indonesia yang memiliki solusi menyejahterakan Indonesia.

"SDA merupakan kader terbaik yang dimiliki saat ini dan memiliki kapasitas, kapabilitas, dan aksesibilitas, memadai untuk berkompetisi di 2014," katanya dalam sambutannya, Jumat (11/01/2013).

Ia menilai rekam jejak SDA selama memimpin PPP maupun sebagai anggota kabinet pemerintahan SBY selama dua periode dianggap mumpuni. Selain itu, kata dia, SDA juga sudah melalui proses kaderisasi panjang di sejumlah organisasi.

"Di mata kami SDA merupakan pemimpin yang cakap, bersih dan profesional, sehingga layak untuk diberi amanah sebagai Presiden RI," imbuhnya.

Para ulama tersebut mendesak agar PPP mencalonkan SDA sebagai Capres 2014. Pernyataan tersebut diungkapkan gabungan ulama, mubaligh, dan pengasuh pondok pesantren se Jawa Barat. (Okezone, 11 Januari 2013)

Kiai Jawa Timur Usung Suryadharma Ali Jadi Capres

Jember - Pengasuh sejumlah pondok pesantren di daerah Tapal Kuda, Jawa Timur sepakat mendukung Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali (SDA) menjadi calon presiden pada Pilpres 2014.

"SDA yang saat ini menduduki jabatan Menteri Agama dinilai memiliki cukup pengalaman, sehingga paham terhadap karakteristik umat Islam dan umat agama lain di Indonesia," kata Juru Bicara Kiai Tapal Kuda, KH Syakir Sonhaji, melalui siaran persnya, Jumat (11/1).

Menurutnya, dengan pemahaman dan pengalamannya, SDA dinilai akan mampu menjaga integritas Indonesia dari rongrongan bangsa lain.

Pengasuh Pondok Pesantren As Syafiiyyah, Sukorejo, Bangsalsari, Jember, Jawa Timur ini menilai, SDA memiliki kesantunan dan tawadhu yang sangat cocok untuk menjadi pemimpin Indonesia mendatang.

"SDA juga memiliki kepedulian terhadap rakyat kecil, memperhatikan ahlusunnah wal jamaah di Indonesia, serta tegas dalam merespons aliran Ahmadiyah dan Syiah," ujarnya. (Republika, 11 Januari 2013)

Lolos Verifikasi, PPP Jadi Peserta Pemilu 2014

08 Januari 2013

Jakarta - PPP sempat diisukan tak lolos verifikasi faktual. Namun setelah KPUD dari 33 provinsi menyampaikan laporannya, PPP pun kin bisa bernafas lega.

"Tadi memang di twitter beredar informasi dari followernya Burhanuddin Muhtadi (LSI) bahwa PPP tidak lolos di Papua. Kemudian Burhanuddin nge-tweet apa benar PPP tidak lolos? Tapi itu dia sudah meralat," kata Sekjen PPP, M Romahurmuziy, kepada detikcom, Senin (7/1/2013).

Romi, demikian disapa, membenarkan di sejumlah provinsi partainya tak lolos verifikasi di tingkat kabupaten. Namun karena memenuhi syarat lolos verifikasi faktual di 75 persen kabupaten, maka kini dia lega.

"Memang ada beberapa wilayah di NTT, Papua, tidak 100 persen. Tapi karena peryaratan di masing-masing provinsi paling tidak lolos di 75 persen, ya kami lolos di Papua," kata Romi.

"Di Bali ada 2 kabupaten kita tidak lolos dan sejak awal bisa mengerti ketidaklolosan pada persyaratan kita," lanjutnya.

Namun kini PPP sudah yakin akan lolos ke Pemilu 2014. Berdasarkan rekapitulasi sementara hasil verifikasi di tingkat KPUD provinsi seluruh Indonesia memang 9 parpol di DPR kemungkinan besar lolos ke Pemilu 2014. (Detiknews, 8 Januari 2013)

SDA: PPP Rumah Besar Umat Islam Indonesia

07 Januari 2013

Semarang - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ingin meraih sukses besar dalam Pemilu 2014. Karena itu, partai berlambang Kakbah itu harus menjadi rumah besar umat Islam Indonesia. Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali mengatakan, sebagai rumah besar, PPP boleh dimasuki siapa saja. Umat Islam dari berbagai golongan diharapkan bersinergi untuk membesarkan PPP.
 
”Di sini ada Nahdlatul Ulama, ada Muhammadiyah, dan lain-lain. Mari berjuang bersama,” katanya pada Peringatan Hari Lahir Ke-40 PPP di GOR Jatidiri Semarang, Sabtu (5/1).

Acara bertema ”Memperkokoh Rumah Besar Islam Indonesia” tersebut dihadiri sekitar 10 ribu orang yang terdiri atas kader dari 35 kabupaten/kota serta jamaah Majlis Taklim Mar’ah Shalihah. Turut hadir, Ketua Majlis Taklim DPP PPP KH Maemun Zubair, Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin, serta anggota Fraksi PPP DPR dari dapil Jateng.

Sebelum acara dimulai, ribuan kader mengikuti istigotsah yang dipimpin Ketua Majlis Taklim Mar’ah Shalihah Jateng Hj Azizah Muslih.
Menurut Suryadharma, Islam sebagai agama yang dianut mayoritas warga Indonesia selama ini tercerai berai. Islam hanya besar dari segi jumlah, tapi tidak menampakkan persatuan yang kuat.

”Kebesaran Islam selama ini lebih banyak dimanfaatkan dan didikte pihak lain,” kata Suryadharma yang juga Menteri Agama.
 
Karena itu, dia menyerukan umat Islam dari berbagai golongan untuk bersatu di bawah panji PPP. Dengan bersatu, hubungan harmonis antargolongan bisa tercipta, serta lebih luas membina toleransi antarumat beragama.
 
Setiap umat Islam, menurut Suryadharma, pasti menyatakan siap bersatu jika ditanyakan hal itu. Namun bukti sesungguhnya bisa dilihat pada  Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014.
”Jika suara PPP meningkat pesat, maka perbaikan itu sudah terjadi. Jika di Pilpres 2014 kita menang, maka konsolidasi sudah benar,” tegasnya.

Kenalkan Arief
Kepada ribuan kader, Suryadharma juga memperkenalkan Ketua DPW PPP Jateng Arief Mudatsir Mandan sebagai calon gubernur dari PPP.
 
”Saya perkenalkan calon gubernur dari PPP. Orangnya ganteng, pintar, dan pengalamannya segudang,” katanya. Arief yang ditunjuk kemudian berdiri dan memberi hormat kepada hadirin yang memberinya aplaus.

Lebih lanjut dikatakannya, tes pertama untuk memperkokoh rumah besar Islam itu adalah ajang Pilgub Jateng 2013 pada 26 Mei mendatang. Setiap kader dimintanya menjadi pejuang pilgub. ”Setuju ya, mau menjadi pejuang untuk menyukseskan PPP di Pilgub Jateng. Kita doakan pencalonan Pak Arief berhasil,” serunya.

Arief  Mudatsir dalam pidatonya mengatakan, PPP adalah partai yang paling tua dan konsisten.
 
”Sejak zaman dulu PPP tidak pernah ganti nama, tidak ada namanya PPP perjuangan,” ucapnya.
 
Menurut dia, peringatan ulang tahun kali ini bermakna sangat besar. Usia ke-40 bagi manusia adalah masa ketika seseorang kembali bergairah menjalani hidup. ”Ada yang bilang hidup dimulai di usia 40 tahun, Rasululullah mendapat wahyu juga di usia 40. Semoga di usia 40 ini PPP memulai masa-masa kejayaannya.”

Arief mendukung keinginan Suryadharma untuk sukses di 2014. Saat ini PPP memiliki tujuh kursi di DPRD Jateng. Pada Pileg 2014, PPP menargetkan 10-15 kursi.
 
”Dengan kondisi internal PPP saat ini, kami optimistis target 10-15 kursi cukup realistis. Kami bertekad meraihnya,” katanya didampingi Koordinator Panitia Harlah Istajib. (Suara Merdeka, 6 Januari 2013)

Pilgub Jateng: DPP PPP Resmi Usung Arief Mudatsir Mandan


Semarang – DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara resmi mengusung Ketua DPW PPP Jateng, Arief Mudatsir Mandar sebagai cagub atau cawagub pada Pilgub Jateng 2013. Hal ini diungkapkan Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Ali pada peringatan hari lahir (harlah) ke-40 PPP tingkat Jateng di GOR Jatidiri, Jatingaleh, Kota Semarang, Sabtu (5/1/2013). Arief Mudatsir Mandar yang hadir dalam acara itu, kemudian disuruh maju ke depan mimbar untuk diperkenalkan secara resmi kepada ribuan kader PPP yang hadir dari pelbagai kabupaten/kota se-Jateng.

“PPP secara mengajukan Arief Mudatsir Mandar sebagai calon gubernur atau calon wakil gubernur pada Pilgub Jateng mendatang,” katanya.

Alasannya, menurut SDA, panggilan Suryadharma Ali, sosok Arief merupakan politisi yang memiliki pengalaman panjang. Semisal, pernah berkecimpung dalam pemberdayaan masyarakat saat di Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), mantan wakil ketua panita anggaran DPR RI yang membidangi pembiayaan dan anggota Komisi I membidangi pertahanan dan internasional.

“Serta ditambah pengalaman lain, misalnya sebagai penyuluh, trainer, motivator dan pengalaman lain,” tandasnya.

Dengan segudang pengalaman ini, sambung dia, sangat tepat kalau Ketua DPW PPP Jateng ini menjadi calon gubernur (caggub) atau calon wakil gubernur (cawagub) untuk membangun masyarakat Jateng lebih baik lagi.

“Percayalahlah PPP tak mengajukan kader secara sembarangan. Ini [Arief Mudatsir Mandar] betul-betul kader terbaik PPP,” tandasnya.

Karena PPP yang memiliki tujuh kursi tak bisa mengusung calon sendiri, maka harus melakukan koaliasi dengan partai politik (parpol) lain.

”Kami telah menjalin komunikasi dengan parpol lain untuk berkoalisi,” katanya tanpa menyebutkan nama parpol.

Sementara, mengenai pencalonan dirinya, Arief dalam kesempatan yang sama tak berkomentar. Sebelumnya, Arief, menyatakan realitis dengan posisi PPP hanya memiliki tujuh kursi, sehingga kalau dirinya tak dicalonkan sebagai cagub atau cawagub tak masalah. (Solo Pos, 5 Januari 2013)

PPP Pernah Menang di DKI Jakarta


Jakarta - Pada Pemilu 1977, Partai Persatuan Pembangunan berhasil memperoleh suara terbanyak di ibukota. Pada saat rezim Orde Baru bercokol, kemenangan di Ibukota ini tentunya suatu yang mengancam penguasa.

"Yang menarik keberhasilan PPP menang di ibukota karena keberhasilan kami meraih simpati rakyat kecil. Juga kita tidak membuat orang takut dengan Islam. Buktinya di TPS di Lokalisasi Kramat Tunggak Jakarta Utara, PPP lah yang menang," kata mantan fungsionaris PPP H Ridwan Saidi,  dalam acara polemik bertema 'Soal Hasil Survey, Parpol Islam Merosot' di Warung Daun, Cikini, siang ini.

Menurut pria yang akrab dipanggil Babe tersebut, apa yang dilakukan dirinya dan banyak kader PPP saat itu, tidak menonjolkan larangan-larangan yang menyinggung perasaan dan adat masyarakat setempat. Selain itu PPP kala itu juga mengusung tema kampanye yang pro kepada rakyat kecil korban penggusuran.

"Jadi yang menonjol Islam itu pro rakyat yang tertindas. Sayangnya saat ini banyak pemimpin Islam yang gampang melarang, atau menyinggung adat. Seperti Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang menyinggung jaipong. Juga kader PPP Karawang yang mempersoalkan sedekah laut, akibatnya banyak orang tidak simpatik dengan partai Islam," kata Babe. (Suara Merdeka, 20 Oktober 2012)

PPP Targetkan 15 Kursi DPRD Jateng


Semarang - Menatap Pemilu 2014, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah menargetkan perolehan kursi di DPRD provinsi antara 10 hingga 15 kursi.

“Pada Pemilu Legislatif 2009, PPP hanya memperoleh tujuh kursi,” kata Ketua Dewan Pimpinan PPP Wilayah Jawa Tengah Arif Mudatdir Mandan di Semarang.

Menurut dia, target tersebut cukup realistis dan optimistis dapat dicapai dengan kondisi partai saat ini. Partai ini, lanjut dia, akan memperkuat konsolidasi menghadapi Pemilu 2014 melalu peringatan hari lahir ke-40 di Semarang.

Ia menjelaskan dalam peringatan yang akan diikuti sekitar 10 ribu kader tersebut juga akan dihadiri oleh Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.

Ia menuturkan Ketua Umum akan memberikan arahan tentang persiapan PPP menghadapi Pemilu 2014, termasuk Pemilihan Gubernur Jawa Tengah yang akan digelar tahun ini.

Dalam Pilgub 26 Mei 2013, kata dia, PPP akan berjuang keras untuk memenangkan kandidat yang diusungnya.

Menurut dia, kandidat yang akan diusung PPP kemungkinan besar akan diumumkan pada akhir Januari ini. (Suara Merdeka, 5 Januari 2013)

Sepuluh Ribu Kader PPP Hijaukan GOR Jatidiri Semarang


Semarang - Sepuluh ribu kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari 35 kabupaten kota di Jateng akan menghijaukan Gelanggang Olahraga Jatidiri Semarang, Sabtu (5/1). Mereka akan mengikuti peringatan hari lahir ke-40 partai berlambang Kakbah itu.

Koordinator Panitia Harlah PPP ke-40 Jateng, Istajib mengatakan, pihaknya sebenarnya hanya menargetkan 7.500 undangan. Namun animo kader yang sedemikian besar membuat panitia mengalah. "Selain kader, yang datang juga dari jamaah Majlis Taklim Mar'ah Shalilah Jateng," katanya, Jumat (4/1).

Peringatan harlah yang dimulai pukul 11.30 WIB tersebut akan dihadiri oleh Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali. Menteri Agama RI itu akan memberikan pidato politik dalam acara yang juga dimaksudkan sebagai konsolidasi menjelang Pilgub Jateng 2013 dan Pemilu 2014. Pidato politik juga diberikan oleh KH Maemun Zubair selaku Ketua Majlis Taklim DPP PPP.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua MP RI Lukman Hakim Saifudin Zuhri beserta para anggota DPR RI dari PPP dapil Jateng. Panitia juga mengundang tokoh partai politik dan organisasi massa yang ada di Jateng.

Sebelumnya ribuan kader akan mengikuti istigotsah yang dipimpin Ketua Majlis Taklim Mar'ah Shalihah Jateng Hj Azizah Muslih. "Istigosah ini bukan hanya untuk PPP tetapi juga mendoakan diri pribadi kader dan secara umum kemajuan bangsa ini ke depan" kata Istajib. (PPP Jateng News, 5 Januari 2013)

SDA: PPP Dukung NU Fatwakan Haram Money Politic

13 September 2012


Jakarta - Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan dukunganya terhadap gagasan yang datang dari Nahdlatul Ulama (NU) terkait fatwa haram praktek money politic. Karena usulan tersebut akan menunjang proses demokrasi dapat berjalan dengan baik dan sehat.

"Tentu mendukung. Jadi kalau diformalkan sangat bagus untuk bisa mengingatkan seluruh masyarakat. Fatwa ini sangat bagus dan kita harapkan bisa diterapkan di semua tempat," jelasnya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Kamis (13/9/2012).

Dengan adanya usulan tersebut, menurut Suryadharma, akan mendorong lahirnya tokoh-tokoh politik yang bersih dan tidak tergantung atau mengandalkan kekuatan uang semata.

"Jadi tampilnya tokoh-tokoh politik atau rekruitmen tokoh-tokoh politik di masyarakat bukan berdasarkan uang, tetapi berdasarkan kemampuan yang bersangkutan," sambungnya.

Namun Suryadharma mengakui bahwa siapa pun tidak bisa memaksa seseorang untuk mengikuti aturan tersebut. Sebab, jika menyangkut halal atau haram merupakan murni urusan personal yang berkaitan dengan keyakinanya masing-masing.

"Ketika fatwa itu dikeluarkan itu menjadi pilihan. Orang boleh mengikuti fatwa itu, boleh juga meninggalkan fatwa itu. Pada tahap seperti itu adalah pertanggung jawaban dia kepada Tuhan, begitu," ujarnya.

Selain itu, Suryadharma yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini tidak dapat memastikan apakah usulan fatwa haram money politic tersebut akan efektif diterapkan di Indonesia.

"Kita harus berupaya. Efektif tidak efektif itu entar dulu. Yang penting money politic ini tidak meluas. Sekarang kan sudah menjadi trend, bagaimana menjadikannya tidak trend lagi. Yang penting usaha dulu lah," tutupnya. (Okezone, 13 September 2012)

Jelang Pilgub Jateng, PPP Minta Masukan Ulama NU dan Muhammadiyah

10 September 2012


Semarang - Fraksi PPP akan mendengarkan aspirasi dan tausiyah dari ulama dalam menghadapi Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2013. Hal ini penting karena ulama merupakan panutan masyarakat sehingga Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jateng sebagai partai Islam akan melakukan hal tersebut.

Secara khusus PPP Jateng akan mengundang ulama, komponen PPP dan pihak-pihak tertentu untuk dimintai masukan soal pilgub maupun hal-hal lain yang berkaitan tentang pembangunan di Jawa Tengah.

Dalam hal pilgub dan pembangunan Jateng ke depan, PPP akan mendengarkan ulama NU, Muhammadiyah dan ormas-ormas keagamaan yang lainnya, termasuk dengan paguyuban-paguyuban masyarakat, apakah itu paguyuban abang becak, PKL, nelayan, petani dan lain-lain.

Ketua FPPP DPRD Jateng, Istajib mengatakan, pihaknya melakukan langkah di atas karena kemungkinan besar pilgub mendatang akan dipilih secara langsung oleh rakyat. "Pilgub 2013, kami berharap ormas Islam bisa menyatu, ada kesamaan visi yang bisa dipertemukan," ujarnya dalam rilis yang dikirim kepada Republika, Kamis (6/9).

Di samping itu pihaknya berharap Pilgub Jateng 2013 bisa selesai satu putaran agar bisa efisien sehingga APBD Jateng tidak banyak yang tersedot untuk biaya pilgub. "Mengingat biaya pilgub dua putaran menghabiskan biaya Rp 7,46 miliar, bila dua putaran kira-kira menghabiskan sekitar Rp 5,94 miliar," katanya. (Republika, 8 September 2012)
Baca lainnya »
Baca lainnya »
 

© Copyright 2008-2013 DPC PPP Kabupaten Tegal | Design by Eko Mahendra Ridho | Powered by Blogger.com.